PEMUDA AIR LENGIT DILATIH MENGOLAH SAMPAH

PEMUDA AIR LENGIT DILATIH MENGOLAH SAMPAH

Pelatihan Mengolah Sampah di Desa Air Lengit

NATUNA 

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Natuna menggelar pelatihan pengolahan sampah kepada puluhan pemuda Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, Kamis (8/9/2016). Kegiatan yang dilaksanakan tiga hari tersebut diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala BLH Natuna, Makmur mengatakan, pelatihan pengolahan sampah merupakan kelanjutan dari program bantuan sarana dan prasarana pengolahan sampah kepada kelompok pemuda di Desa Air Lengit tahun 2015.
"Tahun 2015, melalui dana DAK kita melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana pengolahan sampah untuk dua desa yakni Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah dan Desa Air Mali Kecamatan Bunguran Utara. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap," kata Makmur disela memberikan sambutan kepada peserta.
Menurut Makmur, selama pelatihan peserta akan mendapat bimbingan teknis dan latihan pengolahan sampah berikut cara mengoperasikan mesin pengolahan sampah yang sudah ada di Desa Air Lengit.
"Mesin pengolahan sampah berikut bangunannya sudah ada. Sekarang kita tinggal melatih sumberdaya manusianya yang tergabung dalam kelompok pengolahan sampah," ungkapnya.
Tujuan dari pelatihan lanjut Makmur, peserta akan mampu mengolah sampah bernilai jual tinggi. Sampah yang bisa diolah nanti adalah sampah organik dan sampah non organik.
"Kita juga latih mereka cara membuat pupuk kompos. Sebab di wilayah Desa Air Lengit mayoritas penduduk hidup dengan cara bercocok tanam. Sedangkan untuk sampah non organik, kita latih mereka cara mendaur ulang dan pengepresan," jelasnya.
Berbicara soal sampah kata Makmur, setiap hari masyarakat Natuna menghasilkan sampah. Tidak sedikit sampah itu dibuang dan mengotori lingkungan. Padahal dari limbah sampah tersebut jika diolah bisa menghasilkan nilai ekonomis.
"Kita bisa lihat bersama, di daerah pesisir seperti pantai wisata dan perumahan warga yang berada di pantai banyak sekali sampah plastik. Sampah-sampah tersebut jika tidak segera dibersihkan pastinya akan mengotori kawasan pantai dan bisa membunuh biota laut. Kita ingin setelah adanya pelatihan ini, pemuda-pemuda ini bisa memanfaatkan sampah-sampah ini untuk diolah dan dijual," harapnya.
Kepala Desa Air Lengit, Sariyah mengaku, keberadaan sarana prasarana pengolahan sampah di desanya akan menjadi sumber pendapatan ekonomi warga. Sebab dengan peralatan tersebut warganya bisa memproduksi pupuk kompos dan mendaur ulang sampah untuk dijual kembali.
"Kami sangat berterimakasih atas bantuan dan pelatihan ini. Kami sepakat yang akan mengolah sampah adalah dari kalangan pemuda yang tergabung dalam wadah organisasi Karangtaruna. Sepenuhnya mereka yang akan bekerja, kita hanya mengawasi agar peralatanan pengolahan sampah ini berguna dan bisa menambah penghasilan," ucapnya.
Penulis : Soleh Arianto



Area lampi

Related Posts:

0 Response to "PEMUDA AIR LENGIT DILATIH MENGOLAH SAMPAH"

Posting Komentar